Articles by "Reksa Dana"
Showing posts with label Reksa Dana. Show all posts
tutorial dan sharing bisnis dan internet, bisnis online, blogging, peluang usaha, dan kisah sukses dari para pelaku usaha.

REKSA DANA PENDAPATAN TETAP



A. Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap adalah salah satu reksa dana open end dimana semua uang investor yang sudah terkumpul akan di alokasikan pada asset surat utang atau obligasi yang jatuh temponya di atas satu tahun sebagai underlying asset-nya.

Reksa dana ini memiliki unsur risiko dan menawarkan return yang lebih tinggi di bandingkan dengan reksa dana pasar uang dan reksa dana terproteksi, karena adanya unsur aktif trading pada surat hutang atau obligasi yang di jadikan sebagai underlying asset.

Sebagai catatan, underliying asset pada reksa dana pendapatan tetap tidak hanya sebatas surat utang atau obligasi perusahaan, melainkan juga surat hutang pemerintah.

B. Keuntungan Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap memberikan investor dua peluang untuk mendapatkan keuntungan dari underlying asset yaitu coupon atau yield dan juga berupa capital gain dari hasil trading obligasi itu. Hal ini berbeda dengan reksa dana pasar uang atau reksa dana terproteksi yang hanya memberikan keuntungan pada investornya dari hasil coupon dan yield saja.

Satu hal yang perlu di perhatikan adalah, semua coupon atau yiled, dan harga hasil trading reksa dana ini, baik untung maupun rugi, sudah tercermin pada pergerakan NAB hariannya. Konsep ini mirip dengan reksa dana pasar uang. Namun berbeda dengan reksa dana terproteksi dimana hasil coupon atau yield akan langsung di bagikan ke rekening investor setiap tiga atau enam bulan sekali sesuai keuntungan pada prospectus.

C. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Pada Reksa Dana Pendapatan Tetap

Jenis-Jenis Reksa Dana Penapatan Tetap
Secara umum, reksa dana pendapatan tetap yang ada di pasar umumnya di bagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan prospektusnya, yaitu :

  • Reksa dana pendapatan tetap yang hanya berbasis surat utang atau obligasi perusahaan swasta sebagai underlying.
  • Reksa dana pendapatan tetap yang hanya berbasis obligasi atau Surat Utang Negara atau BUMN sebagai underlying assetnya (di kenal dengan nama SBN).
  • Reksa dana pendatapan tetap yang bersifat campuran, bisa obligasi atau Surat Utang Negara Pemerintah, BUMN maupun perusahaan swasta sebagai underlying assetnya.
  • Reksa dana pendapatan tetap yang hanya berisi oblogasi atau surat hutang yang berbasis pada syariah, seperti contoh Sukuk.

Dari penjabaran di atas, kita dpat mengetahui bahwa tingkat volalitas NAB harian dan imbasl hasil dari sebuah reksa dana pendapatan tetap beegantung pada jenis atau campuran surat utang dan obligasi yang menjadi underlying asst-nya.

Perbedaan karakter antara Surat Utang atau Obligasi yang di terbitkan oleh pemerintah atau perusahaan swasta dan berbasis syariah, secara garis besar dapat di rangkum sebagai berikut :

Pada umumnya Surat Hutang atau Obligasi yang di terbitkan oleh perusahaan swasta umumnya memberikan coupon atau yield yang lebih tinggi di bandingkan yang di terbitkan oleh pemerintah, dengan asumsi tenor atau jangka waktu yang sama.

Di sisi lain Surat Hutang atau Obligasi yang di terbitkan oleh pemerintah umumnya memiliki tingkat likuiditas yang tinggi atau sering di perdagangkan pada pasar, jika di bandingkan dengan Surat Hutang atau Obligasi yang di terbitkan oleh perusahaan swasata dengan jangka waktu yang sama.

Oleh karena itu, dalam kondisi pasar yang sedang bullish, umumnya harga obligasi pemerintah akan terapresiasi lebih tinggi di bandingkan dengan swasta.

Surat hutang atau obligasi berbasisi syariah umumnya tidak begitu memiliki volatilitas yang tinggi seperti jenis obligasi lainnya di karenakan supply dan likuiditas yang terbatas di pasar, sehingga membuat Manajer Investasi lebih memilih untuk melakukan hold to maturity di bandingkan dengan di perjual belikan.

Selain itu, coupon atau yield yang di berikan umumnya relative lebih kecil di bandingkan dengan obligasi swasta dengan asumsi jangka waktu yang sama, karena adanya konsep syariah yang harus di penuhi.

Oleh karena itu, reksa dana pendapatan tetap berbasis syariah umumnya tidak memberikan return yang lebih tinggi di bandingkan dengan reksa dana pendapatan tetap lainnya saat kondisi pasar yang bullish (trend naik). Sebaliknya. Reksa dana berbasis syariah ini tidak akan menimbulkan kerugian sedalam reksa dana pendapatan tetap lainnya terhadap investor di saat kondisi pasar sedang bearish (tren menurun).

D. Tingkat Suku Bunga

Walaupun reksa dana pendapatan tetap bisa memiliki banyak jenis Obligasi atau Surat Hutang sebagai underliying asset-nya, tetep saja pergerakan harga atau valuasinya masih sangat erat bergantung pada suku bunga pasar. Oleh karena, itu sangat penting bagi investor untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kebijakan suku bunga pasar untuk mengetahui kapan waktu yang cocok untuk berinvestasi di reksa dana pendapatan tetap agar mendapatkan imbal hasil yang maksimal.

Secara taori, harga Obligasi atau Surat Hutang berbanding terbalik dengan tingkat suku bunga acuan yang di tentukan oleh Bank Indonesia. Saat suku bunga acuan turun, harga obligasi atau surat hutang akan naik dan begitu juga sebaliknya.

Suku bunga acuan yang di tentukan oleh Bank Indonesia setiap bulan di pengaruhi oleh beberapa faktor internal dan juga eksternal. 

Faktor internal yang mempengaruhi kebijakan Bank Indonesia dalam menentukan suku bunga acuan antara lain : tingkat inflasi dan konsumsi dalam negeri. Saat tingkat inflasi dan konsumsi di bawah target pemerintah (di dukung dengan kondisi yang stabil dari faktor eksternal), maka Bank Indonesia memiliki kencendrungan untuk menurunkan Suku Bunga Acuan, yang mana akan menguntungakan investor Obligasi atau Surat Hutang.

Di sisi lain, faktor eksternal yang mempengaruhi kebijakan Bank Indonesia dalam menentukan suku bunga acuan adalah faktor nilai tukar rupiah, tingkat cadangan devisa, dan perbedaan suku bunga Indonesia sebagai Negara berkembang dengan Negara maju seperti Amerika, Jepang atau Negara Uni Eropa lainnya. 

Terkait faktor eksternal, Suku bunga lebih berfungsi untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing terhadap arus modal yang masuk dan keluar dari Indonesia. Saat pemerintah melihat adanya potensi arus modal keluar (capital outflow) yang dapat mengancam kestabilan nilai tukar rupiah, maka Bank Indonesia akan mencoba mengintervensi dengan menggunakan cadangan devisa di Foreign Exchange Market atau menaikan suku bunga acuan untuk menahan capital flow yang dapat berdampak negative pada valuasi serta Obligasi atau surat hutang.

Rating Surat Hutang yang Memiliki Posisi Dominan Terhadap Total Keseluruhan Portofolio

Walaupun sebagai investor, kita tidak mungkin dapat mengetahui seluruh komposisi atau isi dari underlying asset dari reksa dana tersebut, sudah menjadi kewajiban Manajer Investasi untuk memberikan laporan kinerja dari reksa dananya setiap bulan dan mencantumkan 5 sampai 10 besar Surat Utang atau Obligasi yang memiliki posisi dominan sebagai underlying asset pada laporan kinerja reksa dana tersebut yang di kemas dalam bentuk Fund Fact Sheet.

Dari sini investor dapat melakukan pengecekan lebih detail lagi. Pengecekan ini penting di lakukan, terutama untuk mengetahui jika adanya perubahaan rating dari salah satu underlying asset yang memiliki bobot lebih tinggi pada total keseluruhan portofolio reksa dana tersebut, dan melihat apakah surat utang atau obligasi tersebut masih berada dalam kondisi yang layak investasi sebagai underlying asset menurut skala pemeringkatan yang di berikan Pefindo.

Jika ada penurunan rating pada salah satu surat utang atau obligasi yang memiliki porsi besar pada total keseluruhan portofolio, ini pastinya akan mengancam kinerja reksa dana tersebut secara keseluruhan. 

Untuk mendapatkan update dan informasi terbaru tentang rating dari berbagai obligasi atau surat utang perusahaan swasta, Investor bisa mendapatkannya pada halaman website IBPA (Indonesia Bond Pricing Agency) dengan alamat tampilan di bawah ini :


IBPA Bonds Performance
Source Website IBPA

E. Konsistensi Dalam Pemberian Imbah Hasil

Anda dapat melakukan melakukan market survey untuk melihat reksa dana pendapatan tetap mana saja yang sedang “naik daun” menggunakan bantuan dari aplikasi web IPOT Fund Evaluator yang anda dapat akses langsung.

Reksa dana yang memiliki total skor terendah dalam Ipot Fund Evaluator adalah reksa dana yang menjadi primadona dalam memberikan return tertinggi pada katagorinya. Disini di harapkan untuk lebih jeli dan tidak hanya bertumpu dengan total skor yang di berikan, melainkan lebih detail lagi dengan melihat fluktuasi scoring pada jangka waktu tertentu.

Investor yang jeli akan memilih reksa dana dengan fluktuasi skor terendah di antara jangka waktu yang di berikan, karana memberikan kestabilan imbal hasil dari waktu ke waktu. Tidak lupa juga saya ingin mengingatkan lagi pentingnya mencari reksa dana yang juga memiliki pertumbuhan AUM yang stabil, di samping pertumbuhan imbal hasil yang stabil juga untuk mengetahui bahwa reksa dana ini cocok untuk investor yang memiliki horizon investasi jangka panjang.


Note : Untuk para investor muslim lebih di sarankan memilih reksa dana syariah, agar sesuai dengan tuntunan yang di sarankan oleh MUI

#reksa dana terbaik, #reksa dana pendapatan tetap, #reksa dana pendapatan tetap terbaik,# reksa dana online,#reksa dana tokopedia, #reksa dana bukalapak, #Reksa dana pendapatan tetap

Sumber : Liyanto Sudarso - Taktis Berinvestasi Reksa Dana - Elex Media Komputindo 2018
tutorial dan sharing bisnis dan internet, bisnis online, blogging, peluang usaha, dan kisah sukses dari para pelaku usaha.

Reksa Dana Terproteksi

A. Pengertian Reksa Dana Terproteksi

Reksa dana terproteksi memiliki karakter underlying asset yang hampir sama dengan reksa dana pasar uang yaitu surat hutang atau bond yang akan di Hold to Maturity oleh Manajer Investasi sampai surat hutang tersebut jatuh tempo, dimana investor akan mendapatkan imbal hasil dari pembagian hasil kupon secara berkala sesuai dengan time frame yang di tentukan di dalam prospectus reksa dana terproteksi tersebut. Bedanya terletak pada tenor jatuh tempo dari surat hutang tersebut. Reksa dana pasar uang memiliki surat hutang yang jatuh temponya kurang dari satu tahun sebagai underlaying asset, Sedangkan reksa dana terproteksi memiliki surat hutang yang jatuh temponya di atas satu tahun, yang mayoritas 3-5 tahun sebagai underlaying asset-nya.

source reksadanacommunity.com


Perbedaan berikutnya, reksa dana terproteksi bersifat Close End, dimana investor tidak dapat memasukan atau menarik uangnya kapan saja seperti reksa dana lainya yang bersifat Open End.

Reksa dana terproteksi ini biasanya di buat oleh Manajer Investasi saat mereka menemukan obligasi atau surat hutang dengan imbal yang menarik untuk di kemas dalam bentuk wadah reksa dana dan menawarkannya kepada calon nasabah retail atau institusi sebagai calon investornya. Saat kuota investasi dari obligasi itu sudah tercapai, reksa dana tersebut akan di tutup untuk masyarakat umum dan tidak akan di jual lagi oleh tim marketing Manajer Investasi.

B. Keuntungan Berinvestasi di Reksa Dana Terproteksi

Reksa dana terproteksi memberikan kesempatan pada investor public untuk berinvestasi pada surat hutang perusahaan yang tidak memiliki dana cukup besar. Karena pada kenyataanya di perlukan dana yang sangat besar jika ingin berinvestasi secara langsung pada surat hutang perusahaan, dimana nilainya bisa mencapai puluhan miliar rupiah.

Selain itu investor yang berinvestasi pada surat hurang perusahaan lewat reksa dana juga mendapatkan keuntungan pajak, karena hanya akan di kenakan pajak PPh sebesar 5% di bandingkan dengan berinvestasi secara langsung, yang mana investor akan di kenakan PPh sebesar 15%, walaupun ini tidak berlaku untuk institusi seperti dana pensiun yang tidak di kenakan pajak sama sekali untuk bunga deposito maupun bunga obligasi.

Namun satu hal yang perlu di perhatikan untuk calon investor, sebaiknya menggunakan uang idle atau uang nganggur untuk mencoba berinvestasi reksa dana type ini. Karena untuk mendapatkan hasil yang maksimal, investor harus bersedia mengendapkan dananya antara 3-5 tahun, sampai dengan underlying asset-nya jatuh tempo.

C. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

Rating atau nilai peringkat hutang dari underlying Asset
Indikator ini sangatlah penting bagi calon investor karena penilian ini akan memberikan gambaran pada calon investor tentang seberapa lancarnya perusahaan yang mengeluarkan obligasi atau surat hutang tersebut untuk membayarkan bunganya kepada kreditur atau investor di masa depan.

Untuk di Indonesia, Peringkat surat hutang biasanya di lakukan oleh lembaga usaha milik Negara yang bernama Pefindo. Pefindo memiliki matriks penilaian surat hutang sebagai berikut :

Sesuai dengan prinsip investasi yang High Risk High Return, semakin beresiko  peringkat surat hutang (obligasi), maka perusahaan yang mengeluarkan obligasi tersebut harus memberikan kupon yang lebih tinggi untuk dapat menarik minat investor supaya bersedia menanam uangnya disana.
Selain itu, tenor obligasi yang lebih panjang biasanya juga akan memberikan coupon yang lebih tinggi untuk menarik daya minat investor dibandingkan dengan Obligasi yang bertenor lebih pendek. Ini di karenakan tenor obligasi  yang lebih panjang juga dapat diasosiasikan dengan resiko yang lebih tinggi.

Jaminan dari Underlaying Asset

Untuk menarik investor, ada juga perusahaan yang mengeluarkan obligasi dengan sebuah jaminan berupa asset untuk memberikan  rasa aman kepada calon investor. Maksudnya misalkan calon investor khawatir akan berpotensi gagal bayar dari perusahaan yang mengeluarkan obligasi tersebut, Maka si perusahaan mnegeluarkan kebijakan menjaminkan assetnya. Biasanya asset jaminan ini nilainya sebesar 150% dari pokok  nominal obligasi yang di tertibkan. Biasanya jika ada surat hutang yang di bungkus dengan reksa dana  terproteksi, dimana pada prospektusnya melampirkan sebuah asset sebagai barang jaminan, umumnya investor akan cukup tertarik untuk mengambilnya walaupun peringkat Obligasi dari perusahan tersebut tidak begitu baik.

Yang perlu di ketahui juga, tidak semua perusahaan yang mengeluarkan obligasi  menawarkan asset fisik sebagai jaminan. Ini terutama terjadi pada obligasi perusahaany BUMN atau perusahaan konglomerasi yang namanya sudah membesar dan mendunia seperti Astra International, Telkom, dan Sinar Mas, dimana perusahaan-perusahaan in menggunakan brand  terpercaya  dari perusahaan – perusahaan perusahaan induknya, Saat anak usahanya mengeluarkan oblgasi atau surat hutang. Jika ini yang terjadi biasanya pada prospectus reksa dana terproteksi tersebut akan bertuliskan kata Clean Sheet pada bagian asset jaminan.

Exit Window

Walaupun sebeneranya Investor di anjurkan untuk tidak menarik dananya dari sebelum obligasi tersebut jatuh tempo untuk mendapatkan hasil yang maksimal, terkadang ada juga investor yang melakukannya karena kebutuhan dana mendadak.

Jika Anda takut Hal in terjadi pada Anda, Sebaiknya Anda memeriksa kembali minimal locking periode dan Exit Window yang bisa dapat dilihat di prospektusnya sebelum Anda berinvestasi. Yang perlu di ketahui juga, Ketentuan locking atau exit window ini bukanlah sesuatu yang bersifat keharusan, Karena ada juga Manajer Investasi yang tidak membiarkan adanya exit window sebelum obligasi atau surat hutang tersebut jatuh tempo.

Secara umum, minimum locking periode dan exit window reksa dana terproteksi adalah satu tahun dari efektifnya tanggal reksa dana tersebut NAB awal adalah 1.000
Walaupun investor dapat mengeluarkan hasil investasi tersebut setelah locking periode dan exit window yang di tentukan, perlu di ketahui untuk tipe reksa dana terproteksi, investor harus mengelurkan seluruh pokok investasinya saat withdrawal (penarikan) karena ini bukanlah tipe reksa dana  open end yang dana investornya bisa keluar masuk kapan saja dengan nominal investasi berapa pun. Selain itu, yang paling penting adalah investor harus mengetahui bahwa saat withdrawal, nilai investasi investor akan di sesuaikan dengan harga pasar modal obligasi yang menjadi underlying pada saat itu.

Jadi intinya, investor tidak bisa berharap bahwa nilai investasi yang di kembalikan oleh Manajer Investasi saat withdrawal akan sesuai dengan nilai investasi awal sebelumnya. Walaupun tetap ada kemungkinan untuk scenario ini, dimana investor bisa mendapat keuntungan dari nilai obligasi yang terapresiasi saat withdrawal.


Contoh Prospektus Singkat Reksa Dana Terproteksi
Sumber : Syailendra capital

Note : Untuk para investor muslim lebih di sarankan memilih reksa dana syariah, agar sesuai dengan tuntunan yang di sarankan oleh MUI

#reksa dana terbaik, #reksa dana pasar uang, #reksa dana pasar uang terbaik,# reksa dana online,#reksa dana tokopedia, #reksa dana bukalapak, #Reksa dana terproteksi

Sumber : Liyanto Sudarso - Taktis Berinvestasi Reksa Dana - Elex Media Komputindo 2018



tutorial dan sharing bisnis dan internet, bisnis online, blogging, peluang usaha, dan kisah sukses dari para pelaku usaha.

Reksadana Pasar Uang

A. Pengertian Reksdana Pasar Uang

Secara definisi reksa dana pasar uang adalah jenis reksa dana dimana dana investor yang telah terkumpul akan di alokasikan oleh Manajer Investasi pada instrument pasar uang sebagai underlying asset-nya secara mayoritas. Yang di maksud instrumen pasar uang adalah obligasi atau surat hutang yang waktu jatuh temponya kurang dari satu tahun. Oleh karena itu surat hutang jenis ini biasanya jarang di perdagangkan di pasar, dimana Manajer Investasi lebih memilih untuk Hold to Maturity (disimpan) sampai surat hutang itu jatuh tempo


B. Tipe Investor Reksadana Pasar Uang

Reksada dana pasar uang adalah jenis reksa dana yang memiliki resiko terkecil dengan imbal hasil yang paling rendah dibandingkan dengan tipe reksadana lainnya. Oleh karena itu reksa dana pasar uang sangat cocok untuk investor konvesional yang baru melirik reksa dana sebagai instrument inevestasi yang dapat memberikan imbal hasil satu langkah lebih tinggi di bandingkan deposito.

C. Cara Kerja Reksa Dana Pasar Uang

Karena underlying asset-nya berupa surat hutang atau obligasi yang di Hold to Maturity, Investor akan mendapat keuntungan dengan Coupon atau Yield yang di berikan oleh surat hutang tersebut setiap harinya yang dapat terefleksi dari pertumbuhan Nilai Aktiva Bersih (NAB) per Unit per hari.

D. Keuntungan dari Investasi Reksa Dana Pasar Uang

Walaupun imbal hasil yang di dapat relatif lebih rendah di bandingkan reksa dana lainnya, reksa dana pasar uang dapat memberikan imbal hasil yang relative stabil kepada investornya. Oleh karena itu, reksa dana pasar uang sering di gunakan para investor retail maupun institusi sebagai alat cash management atau tempat parkir uang jangka pendek pengganti giro dan deposito, Karena return-nya yang lebih tinggi di bandingkan dengan deposito.

Reksa dana pasar uang juga fleksibel, dimana investor dapat berinvestasi dan menarik dananya anytime (kapanpun) dan any amount (jumlah berapapun) tanpa ada ikatan. Selain itu, biaya Subscription (pembelian unit investasi) dan juga Redemption (penarikan dana) biasanya di kenakan sebesar 0% dari Manajer Investasi kepada investor, baik retail Maupin institusi. Selain itu, reksa dana pasar uang adalah reksa dana yang paling cepat untuk di cairkan imbal hasilnya di bandingkan reksa dana lainnya. Dalam kurun waktu H+1. Artinya investor hanya perlu menunggu satu hari untuk hasil dana investasi tersebut sampai pada rekening bang sang investor.

E. Hal Yang Perlu di Perhatikan

Kestabilan Imbal Hasil Investasi

Kestabilan hasil investasi sangatlah penting dalam reksa dana pasar uang untuk memaksimalkan imbal hasil dan ketenangan psikologi para investor dalam berinvestasi. Sebagai contoh, saya yakin investor akan merasa lebih tenang mendapatkan coupon harian sebesar 0,015% per hari secara konsisten dibandingkan coupon yang berfluktuasi sebesar 0,015%, 0,018% dan 0,009% dalam tiga hari.

Untuk mencari reksa dana pasar uang yang memiliki imbal hasil yang tinggi dan juga stabil secara historis, Anda dapat menggunakan portal website Ipot Fund Evaluator yang dapat Anda akses pada https://www.indopremier.com/ipotfund/evaluator.php


source indopremier.com

pada website tersebut Anda juga bisa melihat beberapa tipe reksa dana terbaik seperti reksa dana saham, reksa dana campuran. Web ini bisa menjadi acuan saat anda ingin mencoba berinvestasi melalui online seperti di reksa dana tokopedia, reksa dana bukalapak ataupun reksa dana bank.

Lalu bagaimana cara menginterpretasi dan menggunakanya? Saat browser internet Anda menampilkan gambar itu, pastikan Anda mengklik pada tab Money Market dan klik juga pilihan Available for Purchase untuk memastikan hasil rangking yang di berikan oleh Ipot Fund Elevator adalah reksa dana  yang di buka untuk umum, bukan hanya untuk investor tunggal.

Setelah itu Ipot Fund Elevator akan menampilkan 10 reksa dana pasar uang yang sudah di-ranking berdasarkan imbal hasil dan konsistensi pertumbuhan NAB-nya (atau NAV). Yang perlu di perhatikan investor di sini bukanlah hanya ranking secara overall tetapi konsistensi dari return yang dapat di berikan reksa dana tersebut secara priodik. Pada gambar, Ipot Fund Evaluator memberikan time horizon (periode waktu) per 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, 1 tahun, 2 tahun dan 3 tahun. Time horizon ini sangat penting bagi investor yang ingin memantau konsistensi imbal hasil reksa dana tertentu dari sisi kestabilan jangka pendek, mengengah maupun jangka panjang.

Untuk memantau konsistensi imbal hasil dari reksa dana yang di tampilkan oleh Ipot Fun Evalator, investor dapat melihat angka penilaian yang tertera di bawah time horizon pada setiap reksa dana yang melambangkan peringkat reksa dana tersebut dari masa ke masa, yang di bandingkan dengan semua reksa dana pasar uang yang di peruntukan untuk investor umum.

Dari sini, Investor bisa mendapatkan kesimpulan bahwa semakin kecil angka total ranking dari sebuah reksa dana, semakin bagus pula imbal hasil yang di berikan. Namun secara konsistensi, kita dapat melihat bahwa reksa dana PNM Puas memberikan imbal hasil paling tinggi dan konsisten seiring kemampuanya untuk mempertahankan renking 1 di berbagai time horizon yang di berikan.

Selain itu, investor juga perlu melihat data pada kolom unit growth pada Ipot Fun Evaluator karena data ini dapat memberi gambaran kepada investor tentang aktivitas dana yang masuk dan keluar pada reksa dana tersebut pada jangka waktu tertentu.

Saat pertumbuhan NAB membukukan pertumbuhan yang positif di sertai dengan pertumbuhan unit growth  yang juga positif, ini menandakan bahwa banyak investor yang melakukan subscription  atau berinvestasi pada reksa dana tersebut saat harga dari underlying asset-nya terapresiasi atau mengalami kenaikan harga. Di sisi lain, saat pertumbunan NAB membukukan pertumbuhan kerja yang positif namun di sertai dengan pertumbunan unit growth  yang negative, ini menandakan bahwa banyak investor yang melakukan redemption atau melakukan penarikan dana  saat reksa dana tesebut mengalami kenaikan.

Sebagai investor, kita ingin mencari reksa dana yang memiliki NAB yang stabil dan juga di topang oleh pertumbuhan unit growth yang solid untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Pertumbuhan yang stabil mengindikasikan bahwa reksa dana ini cocok untuk tujuan investasi jangka panjang, dan pertumbuhan unit growth yang solid mengindikasikan bahwa lebih banyak lebih banyaj profil investor dalam reksa dana ini yang memiliki pandangan investasi jangka panjang di bandingkan trader yang lebih suka mengambil kesempatan dalam jangka pendek.

F. Mencari Tahu Profil Investor

Ini sangat penting terutama Anda sebagai investor retail yang dana investasinya masih relative kecil di bandingkan total dana kelolaan (AUM) dari reksa dana tersebut. Jika reksa dana pasar uang tersebut lebih di penuhi oleh institusi investor besar yang hanya menitipkan uangnya dalam jangka waktu pendek dalam kurun mingguan atau bahkan harian, sedangkan Anda sebagai intestor retail berfikir untuk meletakan uang dalam kurun waktu satu tahun, mungkin lebih baik Anda menjauhi produk tersebut. Ini karena produk reksa dana pasar uang dengan investor institusi yang sering keluar masuk, akan membuat sang Manajer Investasi lebih banyak menyisihkan kas dalam bentuk deposit on call (DO) demi kepentingan likuiditas.

Alhasil, Manajer Investasi tidak dapat mengalokasikan secara maksimal portofolionya pada instrument pasar uang yang merupakan surat hutang atau obligasi bertenor pendek, dimana ini akan berakibat pada hasil yang tidak maksimal pada reksa dana tersebut. Kesimpulanya, sebagai investor retail yang ingin memaksimalkan imblah hasil dari pada reksa dana pasar uang, pilihlah reksa dana dengan progil investor yang tidak sering keluar masuk dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Note : Untuk para investor muslim lebih di sarankan memilih reksa dana syariah, agar sesuai dengan tuntunan yang di sarankan oleh MUI

#reksa dana terbaik, #reksa dana pasar uang, #reksa dana pasar uang terbaik,# reksa dana online,#reksa dana tokopedia, #reksa dana bukalapak


source : Liyanto Sudarso, CSA - terbitan alex media komputindo - Taktis Berinvestasi Reksa Dana
tutorial dan sharing bisnis dan internet, bisnis online, blogging, peluang usaha, dan kisah sukses dari para pelaku usaha.
Berinvestasi jelas akan berpacu dengan perputaran waktu. Oleh karena itu sangat penting untuk menentukan berapa lama waktu investasi yang akan diambil. Setiap jenis investasi akan mengalami hal demikian, ada yang menghasilkan return tinggi dalam waktu singkat tapi risiko tinggi, ada pula yang return kecil tapi risiko rendah.

Jadi semua akan kembali pada jenis profil risiko yang akan kamu ambil, jadi sesuaikanlah dengan kebutuhan kamu sendiri.

Khusus untuk investasi reksa dana, tentu banyak pilihan yang bisa dilakukan. Karena jenisnya sangat beragam, mulai dari reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, reksa dana saham hingga campuran. Masing-masing jenis reksa dana memiliki keunggulan dan kekurangannya masing masing.

Saat ini, banyak orang yang sudah memiliki dana cukup, tapi tidak mengerti bagaimana cara menentukan berapa lama waktu investasi yang seharusnya dilakukan. Berikut ini tips agar anda bisa menentukan jangka waktu investasi reksa dana:


1. Sesuaikan dengan kebutuhan masa depan anda

Anda disarankan bisa memilih reksa dana untuk jenis investasi jangka pendek, jangka panjang atau jangka menengah. Sebelum memilihnya lihat dulu penggunaan dan investasi tersebut. Jika tujuanya akan digunakan untuk biaya sekolah anak kelak, padahal saat ini anak baru lahir, anda bisa memilih investasi jangka panjang. Atau keperluan jika akan melangsungkan pernikahan beberapa tahun lagi, maka ambil investasi jangka pendek. 

2. Apakah dana akan diendapkan lama atau suatu ketika akan diambil

Pertimbangan faktor lain adalah apakah dana yang akan di investasikan tersebut benar-benar dana nganggur atau bisa jadi diperlukan suatu ketika. Ada orang yang menggunakan dana tabungan sebagai investasi, ada pula yang memisahkannya. Jika anda termasuk yang menggunakan tabungan untuk investasi tentu harus bersiap jika suatu ketika dana akan diambil karena sedang membutuhkan.

3. Sesuaikan dengan jenis reksa dana yang akan diambil

Saat memilih jangka waktu, anda juga sebaiknya berkonsultasi dengan manager investasi agar diberikan instrumen paling sesuai dengan kondisi keuangan anda. Misalnya penggunaan reksa dana pasar uang untuk investasi jangka pendek di bawah satu tahun, pendapatan tetap untuk masa investasi 1-3 tahun. Reksa dana campuran bisa digunakan sekitar 3-5 tahun, atau menggunakan reksa dana saham masa lebih dari 5 tahun. 

4. Pilih investasi rutin atau sekali langsung banyak

Menentukan jangka waktu investasi juga harus memperhitungkan apakah investasi yang dilakukan akan rutin setiap bulan atau hanya sekali tapi langsung banyak. Ini akan jadi pertimbangan penting dari manager investasi untuk memilih instrument yang paling sesuai.

Memilih investasi reksa dana untuk jangka panjang maupun pendek tentu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing masing. Anda bisa menyesuaikan dengan rekomendasi dari manager investasi atau financial planner anda.

Seiring dengan meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat di Indonesia, membuat banyak orang menjadi semakin konsumtif. Cukup di sayangkan, hal ini tidak diimbangi dengan peningkatan tentang kesadaran untuk berinvestasi, khususnya dari kalangan orang-orang muda. Mereka beranggapan kalau investasi hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah kaya.

Padahal, anggapan itu jelas salah besar! Karena, pada saat ini investasi bisa dilakukan dengan cara murah dan bisa dimulai sejak sedini mungkin, khususnya di tingkat kuliah. Tingkat kuliah merupakan waktu yang tepat untuk memulai investasi. Alasannya, pada usia inilah kamu sedang memasuki usia produktif, saat yang tepat untuk mengumpulkan aset guna mewujudkan tujuan keuangan kamu.

Semakin awal anda mulai berinvestasi, semakin besar peluang anda untuk meraih hasil investasi yang besar di masa mendatang. Tapi, apa instrumen investasi yang mudah, aman dan memberikan hasil investasi/ return yang maksimal?

Jawabnya ialah reksadana. Reksadana merupakan salah satu jenis instrumen investasi modern yang produknya bisa dibeli dengan harga murah, mulai dari Rp100.000. Reksadana adalah jenis instrumen investasi dengan sejumlah keunggulan di dalamnya, cocok untuk kamu yang masih kuliah. Mau tau, apa saja keuntungan dari reksadana? Ini ulasannya:

1. Dikelola secara profesional

Dana Dikelola Secara Profesional via shutterstock.com
Investasi jenis reksadana akan diatur dan di kelola oleh manajer investasi, merupakan manajemen profesional yang memiliki keahlian khusus dalam bidang pengelolaan dana. Manajer investasi ini berperan untuk melayani para investor yang tidak memiliki banyak waktu untuk tidak dapat melakukan riset terhadap analisis harga efek dan tidak memiliki akses informasi ke pasar modal.

2. Investasi Aman

Keunggulan reksadana lainya adalah, dia tidak hanya terfokus berinvestasi pada satu perusahaan. Tentunya hal Ini akan mengurangi risiko kerugian dibanding menggunakan investasi lain seperti saham murni. Singkatnya, dengan berinvestasi reksadana, risiko yang ada akan tersebar di banyak tempat.

Contohnya, kamu bisa membeli sebuah produk reksadana yang investasinya disebar di 20 perusahaan. Namun dari 20 perusahaan itu, 3 diantaranya mengalami kerugian. Tapi tenang saja, kamu tidak perlu khawatir karena masih ada 17 perusahaan lain yang mendapat untung sehingga nilai investasi reksadana tidak akan mengalami kerugian. Selain itu, dana investasi yang kamu setor juga tidak dipegang langsung oleh manajer investasi. Tetapi dititipkan pada rekening bank khusus yang dikenal sebagai bank kustodian. Jadi, keamanannya lebih terjamin.

3. Informasi yang transparan

Manfaat dan Keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan adalah, kamu akan menerima laporan mengenai performa produk reksadana yang dibeli. Hal ini dilakukan agar kamu sebagai investor bisa memantau keuntungan, biaya, serta risiko investasi reksadananya setiap saat. 

Hal ini bisa tercipta karena manajer investasi diwajibkan untuk mengumumkan Nilai Aktiva Bersih produknya setiap hari di berbagai media dan menerbitkan laporan keuangan tengah tahunan dan tahunan juga prospektus secara teratur. Dengan adanya transparansi informasi seperti ini, kamu tentu bisa memonitor perkembangan investasi secara rutin.

4. Likuiditas tinggi

Bagi kamu yang belum mengetahuinya, likuiditas adalah kemampuan sebuah perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya. Jika semakin tinggi tingkat likuiditas sebuah perusahaan, maka tingkat kepercayaan investor pada perusahaan itu juga tinggi karena kemampuannya membayar kewajiban jangka pendek sangat baik. Dengan likuiditas yang tinggi pula, investor dapat mencairkan kembali investasi reksadananya setiap saat sesuai dengan ketetapan yang dibuat masing-masing produk.

5. Harga yang Ditawarkan Rendah

Seperti yang sudah disebutkan di atas, reksadana dikenal sebagai produk investasi yang murah, di mana cukup dengan biaya minimal Rp100.000! Kamu sudah bisa membeli produk investasi ini. Murahnya harga reksadana tercipta karena dia merupakan himpunan dari banyak pemodal dan dikelola secara profesional. Seiring  dengan besarnya tingkat kemampuan melakukan investasi itu, maka biaya transaksi reksadana juga semakin efisien. Bukan hanya itu saja, biaya transaksi reksadana jauh lebih rendah dibandingkan dengan investor yang melakukan investasi secara langsung di bursa efek.

6. Potensi Keuntungan yang Tinggi

Banyak orang menganggap kalau nilai risiko reksadana yang rendah akan membuat keuntungan yang didapat akan ikut kecil. Namun anda tidak perlu khawatir, karena reksadana merupakan salah satu alternatif investasi yang keuntungannya dapat dinikmati dalam jangka panjang. Di mana produk ini sangat cocok bila dijadikan alternatif investasi yang menjamin investor dalam mempersiapkan masa pensiun, dana pendidikan anak, dan berbagai rencana jangka panjang lainnya. Jadi, dengan menggunakannya, kamu sudah membuat satu langkah lebih baik untuk menjamin masa depan yang cerah.

7. Supermarket Reksadana Online

Ada Banyak Produk Reksadana di IPOTFUND
Selain murah, membeli reksadana sekarang juga makin mudah. Kamu bisa membeli reksadana online melalui Supermarket Reksadana Online, IPOT FUND dari Indo Premier Securities. IPOT FUND adalah sebuah supermarket reksadana yang menawarkan ragam produk reksadana terlengkap di Indonesia, dengan 29 Manajer Investasi, dan lebih dari 140 produk reksadana.

Kamu dapat merasakan kemudahan saat berinvestasi reksadana, tanpa dikenakan biaya transaksi pembelian, metode satu akun yang terintegrasi mulai dari proses registrasi, pembayaran hingga laporan dari manajer investasi dan real online. Hingga beragam kemudahan untuk membantu kamu memilih reksadana yang sesuai dengan profil dan tujuan keuangan mu.

Saatnya Mulai Investasi

Semua di mulai dari dirimu sendiri. Wujudkan semua impianmu dengan persiapan dan strategi keuangan yang tepat, salah satunya dengan investasi reksadana. Mumpung kamu masih muda, ini adalah momen yang pas buat kamu mulai investasi dan menikmati hasil dari investasi mu di masa depan. Bisa kamu perhitungkan berapa hasil investasi yang kamu dapatkan dalam jangka panjang, nilainya akan naik berkali-kali lipat, jadilah mahasiswa pintar yang tau cara mewujudkan tujuan keuanganmu dengan reksadana.

Jenis - jenis Reksadana

Setelah kamu dapat memahami pengertian reksadana ada baiknya mahasiswa juga mengetahui jenis-jenis reksadana yang tersedia di Inonesia. Umumnya jenis reksadana terbagi menjadi empat pilihan yakni reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham.

1. Reksadana Pasar Uang (Money Market Fund)

Jenis reksadana pasar uang merupakan jenis reksadana yang melakukan investasi pada jenis instrumen investasi pasar uang dangan masa jatuh tempo kurang dari satu tahun.

Bentuk instrumen investasinya dapat berupa time deposit (deposito berjangka), certificate of deposit (sertifikat deposito), Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) dan berbagai jenis instrumen investasi pasar uang lainnya.
Tujuannya untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal. Risikonya relatif paling rendah dibandingkan reksadana jenis lainnya.

2. Reksadana Pendapatan Tetap (Fixed Income Fund)

Jenis reksadana pendapatan tetap merupakan jenis reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek utang atau obligasi.
Tujuannya untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil. Risikonya relatif lebih besar daripada reksadana pasar uang.

3. Reksadana Campuran (Balance Mutual Fund)

Jenis reksadana campuran merupakan jenis reksadana mengalokasikan dana investasinya dalam portofolio yang bervariasi. Katagori investasi di dalamnya dapat berbentuk saham dan dikombinasikan dengan obligasi.

Tujuannya untuk pertumbuhan harga dan pendapatan. Risiko reksadana campuran bersifat moderat dengan potensi tingkat pengembalian yang relatif lebih tinggi dibandingkan reksadana pendapatan tetap.

4. Reksadana Saham (Equity Fund)

Reksadana saham adalah jenis reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas.

Tujuannya reksadana saham adalah untuk pertumbuhan harga saham atau unit dalam jangka panjang. Jenis reksadana saham memiliki risiko relatif lebih tinggi dari reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap, namun memiliki potensi tingkat pengembalian yang paling tinggi.

Memilih Produk

Nah, para mahasiswa ini memiliki harapan waktu yang panjang untuk berinvestasi. Misalnya, dia ingin membeli rumah, menikah atau melanjutkan studinya dalam jangka waktu panjang (di atas lima tahun).
Untuk kebutuhan jangka panjang ini, reksadana saham bisa dipilih karena memiliki potensi untuk memberikan hasil yang cukup tinggi secara historis. Namun, perlu diketahui juga semakin tinggi potensi keuntungan, risiko fluktuasi nilai investasi juga semakin besar (high risk high return).



Sumber :

Eko endarto. Detik. Tips menentukan jangka waktu investasi reksadana https://bit.ly/2F5lrdo
Ratna Wahyuningsih Berinvestasi sejak kuliah, kenapa tidak?https://bit.ly/2F10rES
Hanum Kusumawati Dewi. investasi reksadana cocok untuk mahasiswa. https://bit.ly/2Jd7Juk 

Pesan : Untuk anda yang muslim di sarankan memilih jenis Investasi yang syariah yang sudah di sahkan oleh MUI

#investasi usia dini, #investasi untuk mahasiswa, #investasi reksadana untuk mahasiswa, #mengenal jenis-jenis investasi, #tips memilih reksadana

tutorial dan sharing bisnis dan internet, bisnis online, blogging, peluang usaha, dan kisah sukses dari para pelaku usaha.
Bagaimana Berinvestasi dalam Reksa Dana?. Ada baiknya anda membaca uraian berikut ini sebagai panduan awal memulai investasi menguntungkan dengan modal kecil.

Ngomong-ngomong mengenai modal, ada juga lho kerjaan yang bisa dilakukan di rumah tanpa keluar modal operational alias kerja di rumah modal gratisan. Mau tau apa aja kerjaan yang bisa kita lakukan di rumah namun tetap memiliki potensi penghasilan yang bejibun ?

Silahkan anda baca ada di tulisan 13+ Kerja di Rumah Tanpa Modal namun Bisa Mendapatkan Uang Banyak.


Panduan memulai investasi menguntungkan dengan modal kecil reksa dana


Berinvestasi dalam Reksa Dana, Memulai Investasi Menguntungkan Dengan Modal Kecil


Kembali pada bahasa reksa dana, berikut ini tahapan-tahapan bagaimana berinvestasi dalam reksa dana yang cocok dalam memmulai investasi yang menguntungkan dengan modal kecil.


1. Bagaimana cara kerja Reksa Dana?


Reksadana adalah tempat investasi yang mengumpulkan tabungan dari sejumlah investor di bawah skema tertentu yang dikelola oleh perusahaan manajemen aset (AMC). Uang yang terkumpul kemudian diinvestasikan dalam sekuritas seperti saham ekuitas, obligasi sesuai dengan tujuan skema investasi.

Manajer dana, yang ditunjuk oleh AMC, mengelola portofolio investasi sesuai pergerakan pasar untuk menciptakan kekayaan bagi investor. Rumah dana membebankan biaya tahunan yang disebut rasio pengeluaran dari investor untuk mengelola portofolio mereka. 

Para investor biasanya menghasilkan uang dengan cara dividen / bunga reguler dan apresiasi modal. Mereka dapat memilih untuk menginvestasikan kembali capital gain melalui opsi pertumbuhan atau mendapatkan penghasilan reguler dengan opsi dividen.



2. Mengapa Anda Berinvestasi dalam Reksa Dana?


a. Kenyamanan

Berinvestasi dalam reksa dana sangat mudah. Dengan ada nya perjanjian di atas kertas dan pengawasan pasar yang jauh lebih sedikit, Anda bisa mendapatkan paparan pasar dan investasi berbasis luas sesuai kebutuhan Anda. Selain itu, fasilitas peralihan antara dana dan penyeimbangan kembali portofolio membantu menjaga pengembalian dana Anda sesuai dengan harapan.

b. Investasi awal yang rendah

Reksa dana merupakan salah satu investasi yang menguntungkan dengan modal kecil. Dengan hanya mengeluarkan Rp 500.000, Anda bisa mendapatkan akses ke portofolio reksa dana yang terdiversifikasi.

Selain itu, Anda mendapatkan fleksibilitas untuk berinvestasi melalui lump sum atau rencana investasi sistematis (SIP). Dibandingkan dengan lump sum, SIP adalah cara yang baik untuk menurunkan biaya investasi keseluruhan dan menikmati kekuatan peracikan.

c. Penghematan pajak

Bagian 80C mengecualikan instrumen keuangan tertentu dari perpajakan dan reksa dana adalah salah satunya. Skema Penghematan Ekuitas Terkait (ELSS) telah menjadi opsi penghematan pajak yang populer untuk orang India dalam beberapa tahun terakhir, karena pengembalian yang lebih tinggi dan periode penguncian terpendek dalam 3 tahun.

d. Pengelolaan dana profesional

Dalam investasi reksa dana, uang Anda dikelola oleh manajer dana profesional yang didukung oleh tim peneliti. Dia merumuskan strategi investasi untuk melakukan alokasi aset. Dia mendapat akses real-time ke lingkungan keuangan dan menyesuaikan portofolio reksa dana Anda sesuai. Mereka memiliki keterampilan terkait investasi yang mungkin kurang dimiliki investor ritel.


3. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebagai investor pertama kali

a. Perbaiki tujuan investasi

Menentukan tujuan keuangan Anda dalam hal tujuan, anggaran, dan masa kerja bisa sangat berarti. Ini dapat membantu Anda memutuskan seberapa banyak Anda dapat menyisihkan untuk reksa dana dan mencari tahu selera risiko Anda. Investasi selalu bekerja paling baik dengan suatu tujuan.

b. Pilih jenis dana yang tepat

Dibutuhkan lebih dari membaca tentang jenis reksa dana yang berbeda untuk memutuskan kategori reksa dana yang cocok. Para ahli biasanya merekomendasikan dana berimbang atau utang untuk investor pertama kali karena memiliki risiko minimal sambil memberi Anda pengembalian yang lebih tinggi, katakanlah, FD.

c. Pilih daftar pendek dan pilih satu reksa dana

Dengan ratusan skema reksa dana dalam setiap kategori, Anda harus memilih satu yang telah berkinerja baik secara konsisten setidaknya selama 5 tahun. Jangan lupakan faktor-faktor lain seperti kredensial manajer dana, rasio pengeluaran, komponen portofolio, dan aset yang dikelola saat berada di sana.

d. Diversifikasi portofolio Anda

Pertimbangkan berinvestasi dalam lebih dari satu reksa dana (tapi usahakan jangan lebih dari 3). Portofolio dana akan membantu Anda melakukan diversifikasi antar instrumen dan gaya investasi. Itu juga akan meratakan risiko - ketika satu dana berkinerja buruk, yang lain menebusnya tanpa menurunkan seluruh portofolio Anda.

e. Gunakan SIP alih-alih investasi lump sum

Rencana Investasi Sistematik (SIP) lebih baik untuk pemula jika berinvestasi dalam ekuitas atau dana berorientasi ekuitas. Sementara investasi lump sum dapat menempatkan Anda pada risiko menangkap puncak pasar, SIP memungkinkan Anda untuk menyebar investasi Anda dari waktu ke waktu dan berinvestasi di tingkat pasar yang berbeda. Manfaat rata-rata biaya yang datang dengan SIP juga membantu Anda mendapatkan pengembalian yang lebih tinggi dalam jangka panjang.

Jika Anda memiliki sejumlah besar dana untuk diinvestasikan, Anda dapat menginvestasikan seluruhnya dalam dana hutang dan memulai rencana transfer sistematis (STP) ke dana ekuitas.

f. Selalu perbarui dokumen KYC

Anda tidak dapat berinvestasi dalam reksa dana jika Anda tidak mematuhi Know Your Customer (KYC). KYC adalah peraturan pemerintah untuk sebagian besar transaksi keuangan. Untuk menjadi yang memenuhi persyaratan KYC, Anda membutuhkan kartu PAN dan bukti alamat yang valid. Cleartax bisa membantu Anda

g. Buka Akun Net Banking

Untuk berinvestasi dalam reksa dana, Anda juga akan memerlukan Akun Internet Banking. Reksadana memungkinkan investasi dilakukan melalui kartu debit dan cek, tetapi akun Net Banking adalah pilihan termudah dan teraman.

h. Mintalah saran dari pakar reksa dana

Seluruh proses berinvestasi dalam reksa dana yang dirinci di atas bisa membosankan dan luar biasa. Pertama, ada ribuan reksa dana untuk dipilih dan setelah dibeli, kinerja reksa dana harus dimonitor secara berkala. Anda mungkin perlu beralih dari dana bermasalah. Dapatkan layanan dari ahli dan distributor reksa dana, jika semua ini terlalu banyak untuk Anda.


4. Bagaimana Berinvestasi dalam Reksa Dana?


Banyak orang ingin berinvestasi dalam reksa dana hari ini. Namun, banyak dari mereka yang tidak tahu bagaimana memulai prosesnya. Sehingga tidak heran kalau banyak yang bertanya bagaimana cara saya mulai berinvestasi dalam reksa dana?

Identifikasi tujuan Anda

Sebelum menjawab pertanyaan, kami meminta investor untuk terlebih dahulu mencantumkan tujuan mereka. Ini, kami beri tahu mereka, akan membantu mereka memutuskan investasi reksa dana mereka. Juga, mereka akan tahu berapa banyak yang harus mereka investasikan untuk mencapai setiap tujuan.

Idenya sangat sederhana: jika seseorang berinvestasi untuk mencapai tujuan jangka pendek yang perlu dicapai dalam beberapa tahun, orang tersebut harus berinvestasi dalam skema utang. Ketika Anda memiliki tujuan jangka pendek, Anda tidak boleh mengekspos investasi Anda pada risiko yang tidak perlu. Anda tidak punya waktu jika ada masalah.

Namun, jika Anda memiliki tujuan keuangan yang harus dipenuhi setelah lima tahun atau lebih, Anda dapat bertaruh pada skema reksa dana saham untuk mencapainya. Ekuitas dianggap ideal untuk memenuhi tujuan jangka panjang karena memiliki potensi untuk menawarkan pengembalian yang unggul daripada kelas aset lainnya dalam jangka panjang.


Ketahui skema Anda

Ada sejumlah skema dalam keseluruhan reksa dana dan ekuitas. Bagaimana Anda memilih skema reksa dana yang tepat? Sederhananya, Anda harus memilih skema yang sesuai dengan tujuan Anda, cakrawala investasi dan profil risiko.

Anda dapat melihat cerita yang membahas berbagai skema reksa dana hutang dan siapa yang cocok untuk itu. Untuk detail lebih lanjut, anda bisa mencari tahu tentang skema reksa dana hutang Anda. Coba saja anda googling atau anda bisa membaca di halaman lain dari blog uang banyak ini.

Skema reksa dana saham mudah diikuti. Yang perlu Anda lakukan adalah mencari tahu apakah itu cocok untuk seseorang dengan profil risiko seperti Anda. 

Pekerjakan penasihat reksa dana

Jika Anda baru berinvestasi di reksa dana, Anda harus mempertimbangkan untuk menyewa jasa penasihat reksa dana. Kami tidak merekomendasikan investasi DIY kepada investor baru. Dalam kebanyakan kasus, ini adalah cara yang pasti untuk kehilangan uang.

Seorang penasihat berpengalaman dapat membantu dengan formalitas dan bahkan merekomendasikan skema kepada Anda. Dia juga akan bersedia untuk mengklarifikasi pertanyaan Anda tentang investasi Anda. Sebagian besar penasihat juga membantu investor melacak investasi mereka dan rekomendasi penjualan tepat waktu. Hal-hal ini sangat penting untuk menciptakan kekayaan dalam jangka waktu yang lama.

Anda juga memiliki opsi untuk berinvestasi melalui situs perantara. Beberapa situs web ini menawarkan rekomendasi. Beberapa situs web menawarkan penasihat robo. Periksa dengan teman atau kolega Anda apakah situs ini dapat diandalkan sebelum mendaftar. Beberapa aplikasi seluler juga memungkinkan Anda berinvestasi dalam rencana reguler skema reksa dana.

Anda dapat mengambil alih investasi Anda

Apakah Anda cukup tahu tentang reksa dana? Apakah Anda pikir Anda dapat mengambil formalitas investasi, memilih skema, melacaknya, membeli / menjualnya dengan keputusan sendiri? Jika ya, Anda dapat melanjutkan dan berinvestasi dalam rencana reksa dana secara langsung.

Rencana skema langsung reksa dana menghemat komisi. Uang yang diinvestasikan dapat menawarkan pengembalian ekstra yang cukup besar untuk periode yang lama.

Seperti namanya, rencana langsung dimaksudkan untuk investor yang dapat berinvestasi langsung (baik online atau offline) dengan reksa dana. Jika Anda memiliki kartu PAN, buku cek, Anda dapat berinvestasi langsung melalui situs web reksa dana. Anda juga dapat mengunjungi cabang reksa dana, mengisi formulir dan menawarkan salinan PAN, dan memotong cek untuk melakukan investasi.

Beberapa situs web dan aplikasi seluler juga memungkinkan Anda berinvestasi dalam paket langsung. Investor yang berpengetahuan luas dapat menggunakan situs tersebut untuk berinvestasi dalam rencana langsung dari skema reksa dana.



Refference :
#investasiyangmenguntungkandenganmodalkecil, #reksadana, #reksadanasyariah, #reksadanasaham, #reksadanatokopedia, #reksadanabukalapak


tutorial dan sharing bisnis dan internet, bisnis online, blogging, peluang usaha, dan kisah sukses dari para pelaku usaha.
Saat ini, Masyarakat Indonesia semakin mengerti tentang manfaat dan pentingnya berinvestasi. Banyak yang kemudian mencari jenis-jenis investasi yang paling menguntungkan untuk mereka. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan ekonomi kita semakin besar setiap tahunya dan terus tumbuh yakni mencapai 5,06% pada kuartal pertama 2018 yang disumbang oleh perkembangan investasi. Kondisi ini setidaknya menunjukkan trend berinvestasi pada tahun 2018 yang selalu mengalami penambahan dan bahkan juga akan semakin diminati oleh sebagian masyarakat di Tanah Air. 

Data berdasarkan lembaga penelitian lain, menyebutkan investasi di Indonesia bertambah pada kuartal pertama 2017 sebesar 1,53% jadi 2,54% pada kuartal pertama 2018. Sumbangannya juga naik dari 2,45% pada kuartal ke empat 2017.
Anda bisa memulai investasi yang menguntungkan dengan modal kecil, seperti Reksa dana, saat ini investasi reksa dana bisa di mulai dengan modal atau setoran hanya Rp. 100.000. Reksa dana sendiri merupakan jenis investasi yang menguntungkan di bank, selain tabungan, deposit dan produk lainya yang ada di bank.





Bagi anda yang ingin investasi yang menguntungkan buat masa depan, bisa mencoba dengan berinvestasi emas atau logam mulia juga bisa berinvestasi berupa saham, karena emas dan saham merupakan investasi yang menguntungkan untuk jangka panjang. Biasanya kentungan bisa anda rasakan setelah berinvetasi sekitar 5 tahunan. Emas selain menguntungkan sering kali di gunakan sebagai asset untuk mempertahankan nilai tukar. Emas dan Deposito merupakan investasi terbaik untuk pemula.



 

Pengertian Investasi 

Yang di maksude dengan investasi adalah satu kegiatan dimana suatu perusahaan atau seseorang memberikan sejumlah dana untuk di kembangkan dan di kelola dengan harapan pada periode waktu kedepan akan mendapatkan keuntungan berbentuk uang. Beberapa produk yang sering menjadi pilihan dalam berinvestasi yang menguntungkan adalah investasi berbentuk kepemilikan tanah, saham perusahaan, sampai emas. Diluar itu asuransi dapat juga menjadi pilihan investasi di zaman moderen ini.

Investasi bisa juga didefinisikan menjadi andil untuk membeli barang modal yang mempunyai tujuan untuk produksi. Hasil produksi itu di harapkan bisa memberi keuntungan atau imbal balik yang besar untuk para penanam modal. Pemilik investasi pun bisa di katakan menjadi seorang eksekutif kantoran dengan pendapatan selangit hingga dapat melakukan pembelian sejumlah besar saham perusahaan terttentu. Sebenarnya pada zaman sekarang ini investasi menjadi suatu yang lebih mudah serta bisa dikerjakan oleh kebanyakan orang. Berikut ini contoh sederhana investasu untuk Anda.

Anto merupakan seseorang mahasiswa jurusan tehnik Elektro yang mengisi waktu luang di antara kuliahnya dengan berprofesi sebagai pengajar privat matematika serta fisika untuk pelajar SMP serta SMA selama beberapa tahun. Sejumlah upah yang diperolehnya dari para siswa dan orang tua siswa, akan digunakan untuk memenuhi keperluan kuliah dan beberapa biaya operasional dan sisa dari penghasilan akan ditabung di sebuah bank. Sekarang ini jumlah tabungannya bisa dikatakan sudah cukup. Sayangnya sempat terjadi krisis ekonomi secara global serta inflasi yang cukup tinggi hingga nilai uang semakin lama semakin berkurang. Untuk menangani masalah ini dan harus tetap memenuhi kehidupan keluarganya, Anto terkuras semua. Sisa tabungan yang di miliki kemudian Ia belikan sejumlah  logam mulia di pegadaian. 

Anto merasa jika keputusan ini cukup baik karena seperti yang banyak diketahui jika harga emas hampir tidak pernah mengalami penurunan yang cukup significant atau emas bisa mempertahankan nilai tukar dari tahun ke tahun. Sampai saat ini nilai emas, baik berbektuk logam mulia dan perhiasan semakin bertambah. Suatu saat jika Anto memerlukan uang dalam waktu yang cukup mendesak,  Anto bisa langsung menjual kembali koin emas atau logam mulia untuk mendapatkan uang dalam jumlahnya yang lebih besar dari tabungannya sekarang ini. Dari contoh diatas, kita pasti dapat melihat jika Anto sedang melakukan investasi untuk hari esok berbentuk emas atau logam mulia. Di sarankan untuk investasi emas ada baiknya berbentuk logam mulia di bandingkan perhiasan. Selalu simpan surat pembelian dan keaslian logam mulia anda karena akan mempengaruhi nilai jual jika sampai surat tersebut hilang.

Manfaat Investasi

Seperti yang sudah di bahas sebelumnya bahwa investasi diharapkan memberikan keuntungan finansial yang lebih besar daripada metode konvensional dan selain itu berkaitan dengan keperluan serta keinginan setiap orang yang tak terkendali dan cenderung sangat banyak. 

Di bawah ini ada sebuah contoh lagi tentang pentingnya investasi:


“Setelah lulus dari studi Wati cukup mujur dapat di terima pada perusahaan swasta yang lumayan besar dan sudah bekerja dalam kurun waktu 3 tahun. Karena merasa jika gaji yang diterimanya sudah cukup lumayan, Maka Kemudian dia memutuskan untuk membeli satu unit mobil mungil menjadi fasilitas transportasi ke tempat kerjanya. Wati juga melakukan survey pada beberapa showroom mobil dan mengambil keputusan akan mengambil kendaraan dengan range harga 200 juta yang menjadi pilihannya. Jika hasil gaji Wati Setiap bulannya mencapai 8 juta rupiah dan kemudian dia menabung 2 juta setiap bulannya untuk dapat membeli mobil, dia akan memerlukan waktu selama 100 bulan atau sekitar 10 tahun untuk membeli mobil tersebut” 

Hal Semacam inilah jika memang sumber penghasilan Wati hanya dari kantor tempatnya kerja. 10 tahun ialah bukan waktu yang singkat untuk mendapatkan mobil itu. Apalagi 10 tahun lalu mobil itu sudah pasti tertinggal zaman serta versi barunya juga akan mempunyai harga yang lebih mahal, sebab inflasi atau pelemahan nilai rupiah terhadap dollar AS. Berikut penyebab Wati harus mencari pilihan yang lebih cepat untuk mendapatkan 200 juta itu dalam tempo yang lebih singkat. Karena hal inilah Wati harus menentukan dan mencoba investasi cepat menguntungkan.
Di bawah ini adalah beberapa contoh investasi terbaik dan menguntungkan di tahun 2019 yang bisa menjadi acuan untuk anda dalam menentukan jenis investasi mana yang ingin anda mulai. 





Investasi Property 

Investasi yang masih mengalami kenaikan pada setiap tahunnya dan kemungkinan untuk turun begitu kecil. Investasi ini disebutkan akan terus mengalami kenaikan di saat permintaan masih cukup tinggi dan  berimbas pada harga yang semakin tinggi. Jika anda mempunyai property berbentuk rumah yang cukup luas dan berada di lokasi strategis, Anda bisa menjadikan rumah itu sebagai tempat usaha, seperti kos-kosan karyawan atau mahasiswa. ditambah lagi dengan mengoptimalkan kos-kosan anda bisa membuka usaha lainya seperti jasa laundry atau menjual kebutuhan pokok.

Property yang disebut bidang perumahan di negara berkembang seperti Indonesia tidak terlalu punya pengaruh pada inflasi sebab lebih pada ekspektasi. Dalam hal ini, asset rill itu akan membuat perlindungan keuangan Anda terhadap inflasi. 

Investasi Emas atau Logam Mulia

Investasi emas atau logam mulia masih tetap menjasi investasi yang cukup banyak diminati di Indonesia. Ditambah lagi investasi ini adalah asset yang cukup mudah di jual atau diuangkan. 
Tapi tentunya, berinvestasi emas masih mempunyai tingkat resiko, diantaranya bentuk fisiknya yang kurang praktis hingga memerlukan tempat untuk menyimpan yang diperlengkapi keamanan tambahan. Risikonya semakin tinggi bila Anda mempunyai emas-emas batangan dalam jumlah yang besar hingga tidak bisa menyimpannya dalam tempat yang keci, Namun anda jangan khawatir jika investasi emas atau logam mulia anda sudah banyak dan bingung menyimpanya saat ini sudah ada beberapa bank yang menawarkan jasa penyimpanan emas atau biasa di sebut dengan Save Deposite Box. Dengan membayar biaya penitipan, logam mulia anda akan terjaga baik keamanan dan bentuknya.

Investasi Reksadana 

Sederhananya, dengan berinvestasi reksa dana berarti kamu telah berinvestasi di saham, obligasi, serta deposito, tetapi dengan bantuan penghubung yang di namakan dengan manajer investasi yang melakukan pengelolaan dana secara profesional. Manajer investasi di sini bekerja untuk menghimpun dana dari masyarakat dan mereka yang mengurus investasi anda dengan strategi yang mereka punya. 
Buat mereka yang belum memiliki pengalaman cukup di bagian investasi, reksa dana bisa menjadi pilihan. Dengan adanya seseorang manajer investasi yang professional anda hanya cukup menyerahkan dan mempercayakan dana yang anda investasikan ke manajer investasi. 



Tapi, bukan berarti mereka yang sudah memiliki pengalaman tidak cocok dengan investasi ini. Bila mereka yang memiliki pengalaman dan ingin diversifikasi investasinya, reksa dana bisa saja pilihannya sebab relatif aman. Diluar itu, tingkat keuntungan yang di dapatkan dari reksa dana pun tidak bergantung dari besar atau kecilnya nilai pembelian awal investor. Besarannya, bergantung dari pengelola atau manajer investasi dalam mengurus reksa dana itu. 

Investasi Saham

Investasi saham merupakan investasi yang cukup banyak di minatai saat ini. Saham adalah surat berharga yang menunjukan bukti kepemilikan dari satu badan usaha. Investasi ini dapat di katagorikan menjadi investasi periode jangka panjang. Bila kamu berinvestasi saham secara langsung anda dapat juga disebut sebagai pemilik dari perusahaan itu. Tapi, bagian kepemilikannya sama dengan jumlah investasi yang anda miliki di perusahaan itu. 




Saham sendiri berbentuk selembar kertas yang mengatakan jika nama yang tertera diatas kertas itu adalah pemilik saham/perusahaan sama dengan bagian atau berapakah banyak penyertaan dalam perusahaan itu. Bila perusahaan tersebut berjalan baik maka saham itu akan mempunyai nilai yang tinggi, begitu juga sebaliknya

Investasi Obligasi

Surat utang atau yang biasa dikenal dengan obligasi adalah instrumen investasi yang diperjual belikan di pasar sekunder Bursa Efek Indonesia (BEI). Meskipun begitu, tingkat pamornya tidak seperti investasi saham maupun investasi yang lain. 

Tapi, investasi obligasi masih tetap mempunyai peminat dii dunia pasar modal. Di lain sisi, investasi obligasi adalah investasi yang bisa memperoleh keuntungan yang menjanjikan tapi tingkat risikonya begitu minim. Beberapa produk Obligasi terkadang menawarkan bunga yang cukup tinggi, lebih tinggi di bandingkan dengan reksa dana. 

Investasi Peer to Peer(P2P) 

Berinvestasi di P2P Lending menjadi salah satunya pilihan investasi terbaik yang ada sekarang ini. Dengan berinvestasi di P2P Lending, Anda bisa mempunyai imbal hasil atau return yang semakin besar serta aman. 



Contohnya, dengan berinvestasi di P2P Lending Akseleran, anda dapat mendapatkan rata-rata imbal hasil sebesar 18%-21% per tahun. Investasi di sini pun menjanjikan tingkat keamanan tinggi sebab lebih dari 99% nilai portofolio utang beberapa pelaku usaha yang meminjam di basis Akseleran mempunyai jaminan. 
Akseleran pun memberi keringanan tiap-tiap orang untuk berinvestasi. Dari mulai Rp 100 ribu, Anda bisa memberikan utang atau jadi lender di Akseleran. Diluar itu, untuk terhubung Akseleran tinggal mengambil aplikasinya di Play Store untuk Android atau di App Store untuk piranti iOS. 

Investasi Deposito 

Keuntungan Deposito dari investasi lain adalah resikonya sangat kecil, bahkan hampir bisa di katakan tidak ada resikonya. Deposito bisa di cairkan dalam rentang waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 1 tahun, tergantung kesepakatan anda dengan pihak bank, Jika anda mencairkanya di luar waktu yang telah di sepakati biasanya pihak bank akan memberikan pinalti yang harus anda bayarkan. Kelemahan deposito adalah bunga yang di dapatkan relative lebih kecil jika di bandingkan dengan reksa dana dan obligasi.

Investasi Koleksi Barang Antik 

Benda seni seperti lukisan, patung, Keris atau semacamnya tidak hanya dijadikan sebagai hobby saja tapi bisa anda manfaatkan menjadi sebuah investasi yang bernilai karena barang yang kita koleksi dan kumpulkan dari berbagai sumber bisa anda perjual-belikan. Harga benda antik terkadang sangat fantastis tidakterpengaruh dari harga pasar karena memang tidak ada patokan harganya. Sebagai contoh sebuah lukisan karya pelukis terkenal bisa di jual dari puluhan bahkan ratusan juta. Jadi selain mengkoleksi manfaatkan barang-barang seni anda menjadi sebuah investasi yang bernilai

Source : moneysmart.id, investasi.online

#investasi yang menguntungkan dengan modal kecil, #investasi yang menguntungkan di bank, #investasi yang menguntungkan buat masa depan, #investasi yang menguntungkan untuk jangka panjang, #investasi cepat menguntungkan,  #investasi yang menguntungkan 2018, #investasi menguntungkan dengan modal 10 juta, #investasi terbaik untuk pemula

tutorial dan sharing bisnis dan internet, bisnis online, blogging, peluang usaha, dan kisah sukses dari para pelaku usaha.
Reksadana merupakan salah satu pilihan investasi yang mulai digemari oleh masyarakat. Dari beberapa sumber info, reksa dana bisa memberi keuntungan lebih dibanding deposito. Salah satunya yaitu type investasi reksa dana pendapatan tetap. Benarkah penghasilan reksa dana lebih menguntungkan dibanding deposito? Yuk kita cari tahu bersama tentang investasi reksa dana pendapatan tetap.


Apa Itu Reksadana Pendapatan Tetap ?

Reksadana Pendapatan tetap adalah sebuah portofolio investasi yang berisi surat utang (obligasi) dan produk pasar uang. Portofolio reksa dana pendapatan tetap harus terbagi menjadi 2. Yang pertama yaitu surat utang minimum 80% dari portofolionya dan sisanya ialah produk pasar uang. Jadi apakah bisa dikatakan reksa dana pendapatan tetap merupakan jenis yang terbaik?

Meskipun reksa dana pendapatan tetap sebagian besar portofolionya berisi surat utang (obligasi), reksa dana ini tidak dinamakan dengan nama reksa dana obligasi. Reksa dana pendapatan tetap  bukan berarti jika investor akan memperoleh pendapatan yang tetap.

Namun, ternyata penamaan reksa dana pendapatan tetap  itu disematkan karena reksa dana ini berinvestasi pada instrumen surat utang (obligasi) yang memberi pendapatan tetap  dengan berkala berbentuk kupon. Oleh karenanya, reksadana ini lebih dikenal dengan nama reksadana pendapatan tetap  atau fixed income mutual fund.


Investasi Reksadana Pendapatan Tetap

Perbedaan Reksadana pendapatan tetap  Dibanding Deposito

Seperti yang kita ketahui, jika kita menabung di deposito, Ada jumlah setoran minimum yang perlu disimpan dengan kesepakatan keuntungan (bunga) yang sudah akan di jamin, dalam periode waktu tertentu yang bisa diambil pada kurun waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan atau 12 bulan.

Contohnya untuk berdeposito di Bank ABC, nasabah mesti menaruh minimum Rp15 juta dengan bunga 5%, serta dengan periode waktu yang telah di sepakati atau di tentukan sendiri oleh nasabah.

Sedangkan reksadana ialah satu wadah yang diperuntukkan untuk mengumpulkan dana masyarakat, di mana penduduk menginvestasikan uangnya untuk dikelola oleh manajer investasi.

Tentu saja ada perbedaan cukup mendasar pada reksadana pendapatan tetap  dengan deposito, salah satunya adalah :

Dana minimum untuk deposito di tetntukan oleh pihak bank di mana nasabah akan menempatkan depositonya, sedangkan dana minimum yang bisa nasabah keluarkan untuk reksadana pendapatan tetap  ialah Rp100 ribu, sebab reksadana mengumpulkan dana dari berbagai kalangan masyarakat yang ingin melakukan investasi.

Deposito mempunyai periode waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Dan biasanya jika anda ingin mencairkan dana yang ada dideposito sebelum jatuh temponya, akan dikenakan denda penalti.

Sedang investor reksadana pendapatan tetap bisa mencairkan dana yang berada di rekening reksadana kapanpun dana itu diperlukan.

Deposito sama halnya dengan tabungan yang mempunyai resiko cukup rendah, bahkan bisa dikatakan mendekati tidak ada resiko, sebab jika terjadi sesuatu pada bank di mana nasabah mempercayakanya untuk menyimpan uang, ada sebuah lembaga pemerintah yang Instansi Penjamin yang bernama Lembaga Penjamin Simpanan(LPS), yang tugasnya menjamin uang nasabah.

Sedangkan reksadana pendapatan tetap  termasuk juga investasi yang mempunyai resiko tengah sebab surat utang (obligasi) yang diinvestasikan mempunyai kemungkinan untuk gagal bayar yang menyebabkan investasi reksadana pendapatan tetap  menjadi rugi.

Hasil deposito ialah berbentuk bunga yang sudah di jamin dan ditanggung bersama dengan kesepakatan awal saat nasabah menaruh dananya di deposito. Sedang hasil investasi reksadana pendapatan tetap  bisa berbeda yang berasal dari Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana yang bisa naik atau turun. Tidak ada kepastian keuntungan dari reksadana pendapatan tetap . Umumnya kita lihat keuntungan dari data ekonomi serta data keuntungan reksadana itu di beberapa tahun awal.

Dari keterangan diatas, dapat kita ketahui jika reksadana pendapatan tetap sangat berbeda dibandingkan dengan deposito. Berikut ini kita akan mengulas apakah memang reksadana pendapatan tetap akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan deposito?

Apakah Reksadana pendapatan tetap lebih Menguntungkan? 

Jika kita akan berbicara mengenai keuntungan yang akan di dapat, Maka kita bicara mengenai hasil investasi reksadana pendapatan tetap dibandingkan dengan bunga deposito saat ini. Bunga deposito umumnya disesuaikan dengan BI rate yang ada.

BI rate yang ada saat ini kurang lebih sekitar 4,75%, yang membuat bunga deposito tidak jauh dari angka itu, yakni berada pada kisaran angka 4% – 5,5%. Lantas apakah reksadana pendapatan tetap lebih besar dibanding angka itu?

Sedangkan bila berinvestasi pada reksadana pendapatan tetap, dikarenakan sebagian besar investasinya dipakai untuk membeli surat berharga yang berbentuk surat utang (obligasi), bisa juga disebutkan bahwa investor memberi utang uang pada perusahaan atau pemerintah untuk membesarkan usaha mereka.

Sebagai imbal baliknya, investor akan memperoleh angsuran ditambah dengan bunga secara berkala atau biasa di sebut dengan kupon. Secara umum,hal yang berlaku untuk kupon reksadana pendapatan tetap ialah "makin besar kupon, makin tinggi harga obligasinya". Sebaliknya, bila kuponnya kecil akan menyebablan harga obligasinya rendah.

Nilai keuntungan dari obligasi inilah yang akan menentukan nilai aktiva bersih (nilai beli atau jual) reksadana  pendapatan tetap kita nantinya. Manajer investasi yang harus memilih obligasi yang tepat agar nilai aktiva bersih reksadana pendapatan tetap terus bertumbuh dan memberikan keuntungan pada nasabah.

Reksadana Pendapatan Tetap Syariah

Bagi Umat islam yang ingin mencoba berinvestasi reksadana, khususnya reksadana pendapatan tetap disarankan untuk memilih reksdana pendapatan syariah yang sudah di sah kan oleh MUI bebas riba.

Pada marketplace Bareksa, terdapat empat reksadana pendapatan tetap syariah yang telah diluncurkan lebih dari setahun dengan keuntungan tertinggi mencapai 6,44 persen dalam setahun terakhir (per 19 Juli 2018).


Investasi Reksadana Pendapatan Tetap
Trend Pertumbuhan Reksadana Pendapatan Tetap

source : Bareksa

Pertumbuhan tersebut jauh di atas indeks acuannya, yakni indeks reksadana pendapatan tetap syariah yang mempunyai keuntungan hanya 1,38 persen setahun terakhir.


Berikut contoh reksadana pendapatan tetap syariah yang mengalami kenaikan :


Reksadana pendapatan tetap syariah menempatkan dana pada efek syariah berpendapatan tetap,termasuk sukuk, dalam jangka menengah dan panjang serta dengan risiko yang terukur, berdasarkan prinsip syariah di pasar modal.

Dengan minimum 80 persen di instrumen pendapatan tetap dan instrumen pasar uang maksimum 20 persen dari total dana kelolaan dengan berpedoman pada syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba dan gharar.

Sebagai informasi, reksadana jenis ini cocok untuk investasi jangka menengah (1 hingga 3 tahun). Reksadana ini memiliki tingkat risiko di atas reksadana pasar uang dan berada di kisaran konservatif hingga menengah, tergantung dari strategi investasi reksadana tersebut serta seberapa besar eksposurnya terhadap risiko wanprestasi dari penerbit obligasi

Simulasi Reksadana pendapatan tetap

Sumber referensi : bareksa


Simulasi Perhitungan Reksadana Pendatapan Tetap


Untuk lebih mengerti langkah kerja reksadana pendapatan tetap dalam memberi keuntungan, mari kita pakai simulasi reksadana pendapatan tetap di bawah ini:

Pada 1 Januari 2017, Bapak Irwan membeli reksadana pendapatan tetap ABC sebesar Rp5.000.000. Nilai Aktiva Bersih (NAB)/unit reksadana pendapatan tetap ABC di hari itu ialah Rp2.000. Jadi jumlah unit penyertaan yang dimiliki Pak irwan sebesar:
Rp5.000.000 : Rp2.000 = 2.500 unit penyertaan.

Simulasi Perhitungan Reksadana Pendapatan Tetap Pertama
Pada 1 Maret 2017, Pak Budi jual kembali semua reksadananya. NAB/unit reksa pendapatan tetap X di hari itu ialah Rp2.150.
Jadi keseluruhan investasi yang didapat Pak Budi sebesar: 2.500 x Rp2.150 = Rp5.375.000.

Dengan begitu, maka Pak Budi mendapatkan keuntungan dengan perhitungan:
Modal waktu beli reksa dana = Rp5.000.000
Investasi yang didapatkan waktu jual reksa dana = Rp5.375.000.
Keuntungan = Rp5.375.000 – Rp5.000.000 = Rp375.000.
Prosentase keuntungannya = (Rp375.000 : Rp5.000.000) x 100% = 7,5%

Simulasi Perhitungan Reksadana Tetap ke Dua
Pada 1 Maret 2017, Pak Iwan jual kembali semua reksa dananya. NAB/unit reksa dana pendapatan tetap X di hari itu ialah Rp. 1.900.
Jadi keseluruhan investasi yang didapat Pak Iwan sebesar: 2.500 x Rp1.900 = Rp4.750.000.

Dengan begitu, maka Pak Iwan mengalami kerugian dengan perhitungan:
Modal waktu beli reksa dana = Rp5.000.000
Investasi yang didapatkan waktu jual reksa dana = Rp4.750.000.
Kerugian = Rp5.000.000 – Rp4.750.000 = Rp250.000.
Prosentase kerugiannya = (Rp250.000 : Rp5.000.000) x 100% = 5% atau biasa ditulis -5%
Perhitungan Rata-rata Reksadana pendapatan tetap dari 2006-2016

Berdasar pada data 2006-2016, dengan rata-rata, reksa dana pendapatan tetap bisa memberi tingkat return 8,16%. Pada angka paling tinggi, reksa dana pendapatan tetap sempat memberi keuntungan sampai 17,73% serta juga pernah alami kerugian sampai -4,53%.

Tentunya angka diatas adalah angka rata-rata, hingga bila disaksikan produk per produk, ada yang lebih tinggi dari 17,73% serta ada pula yang ruginya lebih besar dari -4,53%.

Berdasar pada keadaan ekonomi global serta domestik serta trend suku bunga dalam periode panjang dan kapasitas historis reksa dana, bisa disebutkan jika pada kisaran angka 7% – 10% adalah tingkat keuntungan yang lumrah dalam investasi reksa dana pendapatan tetap.

Apakah anda tertarik untuk berinvestasi di reksadana pendapatan tetap? Anda bisa langsung menuju ke situs bareksa dan berkonsultasi langsung dengan calon manager investasi anda.

Semoga tulisan mengenai investasi reksa dana pendapatan tetap dan investasi reksa dana pendapatan tetap syariah ini bermanfaat, sobat bisa men-share artikel ini jika berkenan dan memang memiliki manfaat yang nyata dalam membuka peluang investasi bagi masyarakat.

Jika Anda mempunyai rujukan lainnya tentang investasi reksa dana pendapatan tetap, janganlah ragu untuk membagikannya lewat kotak kometar di bagian bawah halaman ini. Silahkan click Subscribe pada kolom yang ada untuk memperoleh artikel paling baru dari uang banyak langsung di inbox e-mail Anda.


Refferensi:

#investasireksadana, #reksadanapendapatantetap, #investasireksadanapendapatantetap, #simulasireksadanapendapatantetap, #apaitureksadanapendapatantetap, #reksadanapendapatantetapterbaik