Widget HTML Atas

Tips Cara Merawat Ikan Cupang Hias


Merawat kecantikan itu susah. Nggak percaya? Tanya saja pada para penghobi cupang. Berapa banyak uang dan waktu yang mereka habiskan untuk merawat ekor betta fish peliharaannya. Ada banyak hal yang harus diperhatikan; ada beberapa printilan yang harus ditambahkan; ada berbagai hal yang harus diikuti. Bagaimana sih cara merawat ekor cupang yang baik dan benar? Apa yang harus dilakukan agar ekornya sehat dan cantik? Yuk kita pelajari bersama.

cara merawat cupang hias



Cupang memang termasuk ikan hias yang mudah dipelihara. Ia tidak membutuhkan filter. Tidak memerlukan aerator. Bisa hidup dengan baik tanpa keseimbangan ph atau suhu air. Namun, mudah dipelihara bukan berarti kamu bisa sembarangan. Soalnya, seni memelihara betta fish terletak pada keindahan sirip dan ekornya.

5 Fakta Menarik Tentang Ikan Cupang

Ada 5 fakta menarik tentang ikan cupang yang harus diketahui oleh penggemar ikan hias jenis ini:
  1. Cupang adalah ikan dengan daya tahan yang mengagumkan.
  2. Masyarakat Indonesia sudah mengenal jenis ikan cupang sejak tahun 50-an, atau sekitar 70 tahun yang lalu.
  3. Penggemar cupang Indonesia mulai bereksperimen dengan ikan cupang di tahun 90-an, yaitu dengan cara mengawinsilangkan jenis cupang lilin dengan cupang lainnya. Hasilnya adalah ikan cupang hias yang memiliki ekor dan warna lebih mentereng, dibanding cupang lainnya.
  4. Kontes ikan cupang menjadi populer di pertengahan tahun 90-an.
  5. Indonesia dikenal memiliki jenis cupang alam yang paling banyak variasinya. Sampai saat ini ada 40 jenis cupang alam yang sudah terdata.
cara merawat cupang hias

Jenis-jenis Cupang Hias

  • Cupang Hias Halfmoon
  • Cupang Hias Serit
  • Cupang Hias Plakat atau Koi
  • Cupang Hias Slayer
  • Cupang Hias Plakat
  • Cupang Hias Double Tail
  • Cupang Hias Fancy
  • Cupang Hias Giant

Cara Merawat Ekor Ikan Cupang

Ekor ikan cupang itu cantik. Penuh corak dan warna. Pola antara satu dan yang lain pun tidak pernah sama. Itulah yang membuat mereka begitu unik. Sayangnya, ekor dan sirip ini relatif rapuh. Rentan terhadap berbagai sentuhan. Bisa rusak digerogoti jamur. Bisa robek digigiti ikan lain.

Ekor yang rusak memang bisa tumbuh dan kembali seperti semula. Namun, dalam hal ini, lebih mudah mencegah daripada memperbaiki. Jadi, inilah hal yang harus kamu camkan dan pratikkan agar kesehatan dan kecantikan ekor betta fish terjaga dengan baik. 

1. Jaga kualitas air dan ganti tiap beberapa hari sekali

Kualitas air sangat memengaruhi kesehatan ekor cupang. Jadi, kalau kamu mau buntut dan siripnya tetap cantik, gantilah air setiap beberapa hari sekali. Anggota komunitas penghobi cupang merekomendasikan untuk mengganti airnya setiap dua hari sekali. Kamu bisa mengganti seluruh atau setengah air yang ada. Namun, kalau kamu mau mengganti seluruh airnya. Air yang baru harus kamu endapkan selama paling sedikit tiga jam.

2. Tambahkan daun ketapang kering

Daun ketapang adalah antibiotik alami bagi cupang. Ia bisa menyembuhkan berbagai macam luka atau ekor yang robek. Penambahan daun ketapang juga akan memberikan ph air yang optimal. Jadi, berikanlah daun ketapang kering supaya mereka sehat. Kamu bisa membelinya di toko ikan hias, di komunitas penghobi betta fish, atau paling praktis ya beli di toko online seperti contoh Buka Lapak.

Air yang diberi daun ketapang akan menjadi kekuningan. Jadi, jangan panik ya. Kekuningan bukan berarti airnya kotor kok. Sekadar info tambahan, daun ketapang yang bagus itu bisa didapatkan di daerah pesisir pantai. Rumah jauh dari pantai? Jangan khawatir. Nih, penulis kasih tautan ke lapak daun ketapang dari daerah pantai. Terima kasih kembali.

3. Berikan garam pada air

Stop! Garam yang penulis bicarakan bukan garam dapur. Garam untuk ikan hias beda lho dengan garam dapur. Garam khusus ini berfungsi sebagai penyeimbang osmosis dalam tubuh ikan cupang. Ini bisa membantu penyembuhan luka dan menstabilkan metabolisme tubuh mereka.
Jangan beri terlalu banyak garam ya. Dosis normalnya itu 0,1% dari air. Atau 10 gram & 1 liter air. Plus, kalau untuk sekadar memperbagus sirip, sedikit saja cukup kok. Dosis garam ikan hias ini cukup tinggi. Jangan sampai menambahkan terlalu banyak. Ingat, kamu pelihara ikan hias, bukan ikan teri

4. Beri makanan yang bergizi

Bukan cuma manusia yang butuh makanan bergizi. Ikan dengan harga puluhan sampai ratusan ribu ini juga butuh gizi dan nutrisi. Dalam hal pakan, sebagus-bagusnya pelet, tak akan pernah lebih bagus daripada pakan hidup. Jentik nyamuk, kutu air, dan cacing sutra masih menjadi pilihan ideal untuk cupang. Kalau mau tahu lebih jauh mengenai makanan terbaik untuk ikan cupang, klik tautan ini ya. 

5. Pindahkan cupang dengan halus

Hentikan kebiasaan memindahkan cupang dengan tangan. Ingat, ekornya sangat halus dan rapuh. Sentuhan yang halus saja bisa merusaknya. Apalagi yang kasar. Kalau kamu mau memindahkannya dari satu wadah ke wadah lainnya, coba tuangkan bersama airnya sekaligus. 

Dengan begitu, kamu bisa menghindari bersentuhan dengan ekornya yang cantik. Percuma dong kalau pelihara halfmoon tapi ekornya sobek dan grepesan?

Hal yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ekornya Rusak

Kadang ada force majeure dalam pemeliharaan ikan hias. Walaupun kamu sudah menaati seluruh kaidah di atas, kadang ada saja hal tak terduga. Tiba-tiba saja ekornya sobek. Kalau itu terjadi, kamu nggak usah panik. Ekor mereka bisa tumbuh lagi kok. Namun, tidak persis seperti sedia kala. Corak dan kecerahan warnanya kadang berubah saat tumbuh.
Apa saja yang harus kamu lakukan ketika ekornya rusak? Nih beberapa tips dan kiatnya:

1. Berikan metil biru jika ekor patah

Ekor ikan ini bisa pulih dalam 1-2 minggu. Tergantung seberapa parah kerusakannya. Namun, jika tulang siripnya patah, masa pemulihannya bisa jauh lebih panjang. Sampai berbulan-bulan. Untuk membantu dan mempercepat prosesnya, kamu bisa menambahkan metil biru pada airnya. Kamu bisa membelinya di toko ikan hias, atau situs jual online.

2. Jika ekornya rusak karena ikan sakit, berikan obat

Ekor cupang juga bisa rusak kalau ikannya sakit. Dalam situasi ini, kamu bisa memberikan larutan khusus. Pertama, siapkan setengah liter air. Lalu, tambahkan dua sendok garam ikan hias. Lalu, beri bliz atau metil buru sebanyak lima tetes. Tambahkan 1 gram pomate dan 5 kapsul tetra clor. Aduk semua hingga rata di dalam air, lalu masukkan si cupang yang sakit ke dalamnya.